Shaum the sin

27/05/2018
Ust. Ressa Firmansyah
Shaum The Sin

Perintah Puasa terdapat dlm Q.S Al – Baqarah : 183

H.R Al-Bukhori dan Muslim
Dari Abu Hurairah RA , ia berkata “Rasullulloh Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda ; “Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan karena *Iman dan berharap pahala* , akan di ampuni dosa dosanya yang tlah lalu ”

-shaum melatih orang-orang yang beriman agar senantiasa lebih bertakwa
-sebelum memasuki bulan ramadhan yg harus dipersiapkan adalah iman, maka Rasulullah membiasakan diri shaum sejak bulan Rajab.

*BERTAKWA* berarti melakukan segala yang di perintahkan-Nya, dan meninggalkan segala larangan-Nya.

Jika tidak ada perubahan setelah melakukan ibadah puasa, maka bisa jadi ada yg salah dengan cara atau keyakinan dalam menjalankan ibadah puasa tersebut.

*Memperbaiki Metode Puasa*
-> Metode Lama : “Menahan Lapar dan Haus”
-> Metode BARU : “Mempuasakan Keinginan Diri, Melaksanakan Keinginan Allah”
Ilustrasi : Ketika sudah melaksanakan shalat dzuhur biasanya terbersit keinginan untuk tidur siang(ini keinginan diri), sebenarnya keinginan Allah setelah selesai shalat dzuhur ada baiknya kita melanjutkan tilawah Al-Qur’an.

*H.R Bukhari no 1894 , Muslim 1151*
“Puasa adalah tameng . Maka janganlah dia berkata kotor atau melakukan tindakan bodoh. Jika ada orang yang mengajaknya untuk berkelahi atau menghinanya maka hendaklah dia mengatakan ‘Saya sedang puasa’ sebanyak 2 kali ”

Setan itu ada 2 golongan :
1. Setan dari golongan iblis
2. Setan daring golongan manusia dapat hadir dalam bentuk kuatnya hawa nafsu diri sendiri.

*Quote*
-Hendaknya memiliki target amalan di bulan ramadhan .
-Hasil akhir itu selalu tergantung niatan di awal.
-Jangan sampai hanya bisa _menghitung_, tapi tidak pandai _memperhitungkan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *